Pelatihan Penulisan Modul di Fakultas Psikologi Universitas Yarsi

Oleh Eko A.Meinarno – PIC Modul-Buku KPIN

IMG-20150401-WA0005Pelatihan ini telah disiapkan oleh pihak Fakultas Psikologi YARSI cukup lama, sekitar akhir Februari 2015. Dalam diskusi yang cukup mendalam dengan penyelenggara yakni Sari Zakiah Akmal (ketua Pusat Penelitian Pengembangan Psikologi Kesehatan Fakultas Psikologi YARSI) dan Endang Fourinalistyawati (Wadek II Fakultas Psikologi YARSI), pelatihan ini kiranya dapat mewujudkan sebuah karya tulis yang bisa dijadikan rujukan bagi para mahasiswa psikologi umumnya dan yang mengikuti kuliah psikologi kesehatan

IMG-20150401-WA0001

Proses penggodokan pelatihan ini dapat dikatakan butuh perhatian khusus. Pertama, karena pelatihan ini merupakan perwujudan dari program kerja KPIN khususnya bagian modul-buku. Bagian ini jelas harus menghasilkan produk yang dapat digunakan oleh banyak pihak terlebih mahasiswa. Kedua, produk yang dihasilkan sebisa mungkin dikerjakan secara kolaborasi, khususnya dengan rekan-rekan KPIN. Karena itu, sejak awal pembuatan modul psikologi kesehatan dibuka secara umum. Yang menyatakan ikut serta adalah Evanytha dari Fakultas Psikologi Universitas Pancasila. Oleh karena itu maka langkah ketiga adalah mendata tema/topik yang hendak ditulis. Tercatat dalam pelatihan setidaknya ada 14 tema psikologi kesehatan, tentunya yang cukup khas untuk Indonesia. Jika modul ini jadi maka modul ini setidaknya adalah produk kerja sama KPIN-YARSI-UP, satu langkah luar biasa.

IMG-20150401-WA0003Situasi cukup kondusif terlihat dalam pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 1 April 2015 ini. Sebelumnya pemateri meminta panitia/Sari agar para peserta sejak awal mempunyai bahan-bahan yang akan menunjang mereka untuk menulis. Termasuk suplai konsumsi tentunya. Jumlah peserta ada 12 plus pembicara. Antuasisme dimulai ketika pembukaan oleh Sari Zakiah Akmal dan Endang Fourianalistyawati selaku panitia dan tuan rumah. Tak ketinggalan mitra penerbit Rajawali Pers menitipkan kenang-kenangan berupa enam eksemplar buku (tiga Keluarga Indonesia, tiga Psikologi Lintas Budaya). Kedua buku ini  dapat dijadikan bukti nyata bahwa proses penulisan modul sangat mungkin menjadi buku. Dengan demikian modul yang dihasilkan dari pelatihan ini menjadi buku.

Pemateri yang juga penulis artikel ini memulai pelatihan dengan menjabarkan pengalaman menulis, khususnya untuk modul-buku. Mulai dari pengalaman mengajar, pencarian bahan, menulis, hingga jadi modul. Pemateri mengingatkan selalu bahwa dasar menjadi penulis paa hakikatnya telah melekat pada para dosen itu sendiri. Misalnya silabus, ppt, materi bacaan utama, bacaan tambahan, penugasan, dan sebagainya telah ada. Hal yang belum ada adalah langkah menyusun, pendalaman, dan pengasahan dari materi-materi yang sudah ada.

IMG-20150401-WA0002

Saat pemaparan, hal yang membuat pemateri senang adalah semua materi yang dibutuhkan sejatinya sudah ada. Tentu hal ini memudahkan pengerjaan modul. Terlebih tema-tema yang diajukan untuk modul merupakan bidang yang diminati penulis. Hal ini akan semakin membuat penulisnya semakin terikat hatinya dengan karya yang akan/tengah dibuatnya.

Pelatihan yang lebih mendekati acara saling berbagi ini tidak sekedar mengajak para peserta untuk menulis. Pemateri mengajak langsung berlatih sederhana untuk membuat modul. Pemateri juga memberi template penulisan berupa borang A, B, dan C. Pemateri menggunakan ketiga borang ini agar para penulis lebih mudah dan nyaman untuk memindahkan ide-idenya ke dalam kertas.

  • Borang A akan diisi peserta tentang identitas dari materi, semisal nama materi (yang akan memudahkan menjadi bab), waktu untuk mengajarkannya dst.
  • Borang B adalah tempat penulis menumpahkan isi tiap materi. Mungkin terasa sulit, pemateri memudahkannya dengan cukup menuliskan hal-hal yang standar umum ditulis yakni dengan rumus 5 W + 1 H. Rumus sederhana ini dirasa cukup umum diketahui banyak orang sehingga pola ini akan lebih cepat dikembangkan saat akan menjadi naskah seutuhnya.
  • Borang C, merupakan bagian dari tambahan-tambahan yang “memperkuat” sekaligus “mempercantik” apa yang telah dituliskan. Isinya antara lain kumpulan kata kunci, atau soal-soal latihan. Bagian yang dalam borang C ini yang juga disukai oleh penerbit karena dapat menarik minat pembaca khususnya mahasiswa untuk dapat mengetahui capaian dia setelah membaca materi. Selama menjelaskan ketiga borang tadi pemateri juga memberikan contoh konkrit dari beberapa contoh dari luar negeri dan dalam negeri/lokal.

Para peserta dengan cukup menghayati mencoba mengerjakannya. Terlebih memang semua peserta membawa alat bantu berupa laptop, bahan bacaan yang selama ini dipakai dan koneksi internet yang kuat. Ada satu rentang waktu tertentu yang membuat para peserta secara khusus memindahkan/menuliskan idenya dalam template. Pelatihan ini diakhiri dengan keceriaan dan semangat baru untuk menulis modul.

IMG-20150401-WA0006Pelatihan kali ini memang belum menghasilkan secara fisik modul yang diharapkan. Namun perangkat keras dan lunak dari pelatihan ini telah disampaikan dengan baik, sehingga harapannya bagi penyelenggara (YARSI-KPIN) dan peserta (YARSI-UP) produk akan ada dalam waktu tidak lebih dari setahun ini. Semogaaaaaa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s