Pertemuan KPIN 08 Mei 2015 di Fakultas Psikologi UHAMKA

IMG-20150508-WA0004

[kiri-kanan] Eko A.M., Rusdi, Idhamsyah E.P., Sarlito W.S., Ardiningtiyas P., Vinaya, Aisyah, Hanrezi D.H., Aliyah Kania, Lila P.

Pertemuan seluruh anggota KPIN ke-3 diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi UHAMKA, Jakarta pada Jumat, 08 Mei 2015, pukul 13.00 – 16.00 WIB. Tujuan pertemuan tiap dua bulan ini untuk memantau perkembangan kerjasama antar anggota KPIN dan mengevaluasi sehingga bisa terus meningkatkan sinergi bersama.

Suasana pertemuan berlangung akrab dan penuh kesungguhan untuk mengoptimalkan beragam ide dan implementasinya secara konkret.

Puwarupa Modul Bersama - KPIN

Puwarupa Modul Bersama – KPIN oleh Eko A.M., PIC Modul-Buku

Kerjasama yang telah terjalin di antaranya kerjasama penyusunan bersama modul bersama antara Fakultas Psikologi Yarsi dan Fakultas Psikologi Universitas Pancasila. Menyusul kemudian rencana penyusunan modul lain oleh rekan dari Fakultas Psikologi Pancasila yang kemungkinan akan berkolaborasi dengan Fakultas Psikologi Universitas Pelita Harapan. Rencana kolaborasi buku bertema kesehatan mental juga hadir dari rekan Fakultas Psikologi Universitas Borobudur yang mengundang rekan KPIN lain. Penulisan buku ini telah berjalan 60% dan siap bekerjasama dengan rekan lain yang memiliki minat sama. Kerjasama modul-buku ini akan menggandeng penerbit Rajawali yang merupakan penerbit partner KPIN.

IMG-20150511-WA0004

[kiri depan – kanan depan] Lila P., Rusdi, M.Subhan, Idhamsyah E.P., Eko A.M., Sarlito W.S., Vinaya, Aisyah

Kerjasama dalam event telah menayangkan informasi Call for Paper, workshop dan seminar yang akan diselenggarakan oleh kampus anggota KPIN melaui milis KPIN dan blog KPIN. Ide kerjasama lain adalah mengadakan pendalaman/pengayaan materi kuliah antar 2-3 anggota KPIN agar mendorong interaksi mahasiswa lintas universitas.

IMG-20150508-WA0006

[kiri depan – kanan depan] Sarlito W.S., Aisyah, Hanrezi D.H., Lila P., Aliyah K.

Kerjasama dalam riset telah menayangkan daftar penelitian institusi yang tergabung dalam KPIN. Baik penelitian yang sedang berjalan maupun masih dalam perencanaan. Tujuan penayangan tersebut untuk membuka kerjasama dan dialog antar peneliti baik anggota KPIN maupun pembaca blog KPIN yang bukan anggota KPIN.

Sementara proses kerjasama dalam penerbitan jurnal yakni Jurnal Psikologi Ulayat telah berjalan untuk penerbitan bulan Juni dan Desember 2015. Naskah telah masuk ke Sekretariat JPU dan berlanjut pada proses blind review serta penyuntingan oleh tim editor JPU. Naskah yang telah lolos tim editor akan segera mendapatkan surat layak terbit dari Sekretariat JPU tanpa menunggu penerbitan JPU (misal layak terbit untuk edisi bulan Desember 2015).

[kiri belakang - kanan depan] Idhamsyah E.P., Ardiningtiyas P., Vinaya

[kiri belakang – kanan depan] Idhamsyah E.P., Ardiningtiyas P., Vinaya

Dinamika kerjasama dalam KPIN tidak lepas dari berbagai kendala, baik pengurus KPIN maupun institusi itu sendiri. Hal ini karena padatnya agenda akademik, namun semangat kolaborasi tetap tinggi, terbukti dengan mengalirnya ide dan kerja keras semua pihak yang terlibat. Semangat ini juga tidak terkendala oleh jarak, seperti rekan KPIN dari Universitas Sumatera Utara, Medan atau Universitas Maranatha Bandung. Kemajuan teknologi telah memperlebar peluang kerjasama lintas kota, pulau dan waktu ­čśÇ

Beberapa rekan KPIN berhalangan dalam pertemuan kali ini, namun kolaborasi tetap berlanjut!

Salam Sinergi!

success-quotes_13768-1

Advertisements

KULIAH UMUM PSIKOLOGI SOSIAL UNIVERSITAS BUNDA MULIA – JAKARTA (by PIC event KPIN, Clara Moningka)

Kerjasama dengan Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara sangat memberikan dampak positif bagi paras anggotanya. Pekan lalu, 13 Februari 2015, Program Studi Psikologi Universitas Bunda Mulia, mengundang Saudara Eko Meinarno untuk sharing mengenai peran budaya dalam psikologi. Acara ini disekenggarakan berkat kerjasama Prodi Psikologi UBM dengan KPIN. Saudara Eko menyampaikan betapa budaya sangat mempengaruhi cara pandang manusia dan masyarakat, sehingga perlu kepekaan bagi para akademisi psikologi dan praktisi psikologi pada unsur budaya dalam mengkaji sesuatu. Kita seringkali menggunakan teori barat sebagai kiblat, dan hal itu tidak salah… hanya saja sering kali kita menggeneralisasikan teori tersebu tanpa meninjau kembali keadaan individu ataupun masyarakatnya.

Sebagai dosen Psikologi sosial dan akademisi yang tertarik pada kajian psikologi sosial saya juga kerap mempergunakan handbook dari barat. Namun saya juga membandingkan dengan struktur masyarakat kita, termasuk budaya. Hal inilah yang terkadang dilupakan oleh banyak akademisi dan praktisi.

Semoga kegiatan Konsorsium ini akan terus bertambah dan memberikan angin segar bagi Psikologi di Indonesia. Tingkatkan kerjasama diantara kita!DSC_1854

Sejarah Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Pada awal tahun 2012, dua orang kolega yang sama-sama pernah menjadi editor jurnal psikologi di Indonesia, Idhamsyah Eka Putra dan Eko A. Meinarno, bertemu dan berdiskusi mengenai masa depan publikasi ilmiah Indonesia. Fokus utama dan pertama mereka adalah permasalahan dalam publikasi jurnal psikologi, yaitu memikirkan bagaimana caranya bisa ada pengelolaan jurnal secara profesional yang tidak terkendala dengan dana dan keterbatasan jumlah artikel.

Banyak jurnal psikolologi di Indonesia mati, matisuri, ataupun tidak jelas penerbitannya karena permasalahan-permasalahan tersebut di atas. Ada juga jurnal yang sudah bagus, tetapi setelah ditinggal oleh editor (pelaksana), jurnal ini menjadi hilang dan tidak jelas. Dalam diskusi, Idhamsyah Eka Putra dan Eko A. Meinarno menyimpulkan bahwa salah satu penyebab kacaunya pengelolaan jurnal karena tidak adanya penghargaan (di samping permasahan lainnya seperti ketersediaan dana), termasuk penghargaan dalam kepantasan pemberian honorarium/bayaran tim kerja jurnal.

Saat memikirkan bagaimana caranya dapat menghargai pengelola Jurnal dengan pantas, merangkul kebutuhan universitas akan  ketersediaan jurnal, mengatur penerbitan jurnal dengan baik, serta mengatasi permasalahan dana, Idhamsyah Eka Putra  menemukan ide membangun Jurnal yang berasal dari berbagai institusi. Ide ini diterima positif oleh Eko A. Meinarno yang kemudian Dia mengembangkan idenya jauh melampaui produksi jurnal tetapi juga hasil-hasil aktivitas ilmiah lainnya. Mereka sepakat bahwa nantinya bentuk pengelolaan seperti ini akan dapat memiliki proses regenerasi yang baik, jurnal tetap hidup, dan para pendidik dapat tetap aktif memberikan konstribusi yang terpublikasi dengan baik.

Ide tersebut disampaikan ke Prof. Sarlito W. Sarwono dan disambut dengan baik. Kemudian Prof Sarlito W. Sarwono dan Idhamsyah Eka Putra membawa ide ini ke rekan-rekan Universitas Sumatera Utara (USU) yang saat itu sedang ada pertemuan Ilmiah. Niat awal USU akan membangun Jurnal baru, tetapi setelah diberikan pemaparan perihal pengelolaan jurnal oleh berbagai institusi, USU kemudian menyambut baik ide ini. Saat itu USU menyambut baik ide pengelolaan jurnal dari berbagai institusi,

Prof Sarlito W. Sarwono memulai mencari jurnal yang dapat dijadikan proyek awal. Yang dipikirkan oleh Prof Sarlito W. Sawono saat itu adalah menggunakan jurnal yang sudah memiliki nama dan sudah memiliki izin publikasi, yaitu Jurnal Psikologi Ulayat (JPU). JPU awalnya dibangun atas kerjasama antara Himpsi Jaya, Bina Nusantara, dan YAI Persada. Setelah menemukan jurnal yang dijadikan sebagai proyek perdana, Prof sarlito W. Sarwono di bawah institusi Universitas YAI Persada mengundang institusi-institusi lainnya untuk bertemu. Pada tanggal 8 Mei 2012, berkumpullah beberapa institusi dan tercetuslah nama wadah aktivitas ini sebagai konsorsium.

Dalam pertemuan di Universitas Pelita Harapan, tanggal 19 Juni 2012, konsorsium menandatangani Nota Kesepahaman Jurnal Psikologi Ulayat (JPU) serta mengesahkan Eko A.Meinarno sebagai Ketua Editor  JPU. Sebelumnya, Eko A. Meinarno telah memaparkan pandangan ke depan konsorsium sampai 2030 dalam pertemuan di Universitas YAI Persada. Secara singkat, konsorsium merupakan wadah ilmiah dari kegiatan penelitian sampai publikasi jurnal, buku, ataupun modul.

Pada akhir tahun 2014 konsorsium sepakat untuk mengembangkan kerjasama lebih luas dan membentuk nama Konsorsium Ilmiah Psikologi Nusantara (KPIN). Fakultas/Program Studi Psikologi yang tergabung menandatangani Nota Kesepahaman KPIN dan Nota Kesepahaman Ketua KPIN (lihat https://konsorsiumpsikologiilmiahnusantara.wordpress.com/2014/12/27/penandatanganan-nota-kesepahaman-kpin/).